Minggu, 01 Juli 2012

Jika Boleh Aku Meminta...

Setelah semua apa yang kamu lakukan padaku, kenapa ya aku masih belum bisa juga move on dari kamu..
Padahal kalo dipikir-pikir, apa juga yang harus aku pertahankan dari kamu.. Kita kenal baru sebentar, ketemu juga baru 3 kali. Aku nggak bener-bener kenal sama kamu, dan kamu juga nggak tahu gimana aku yang sebenarnya..
Dulu, aku berpikir, setelah dia yang aku cinta kembali dari petualangannya, maka aku akan mudah memalingkan diriku lagi darimu, untuk kembali padanya. Namun ternyata, yang terjadi sebaliknya.. Setelah dia kembali, aku ingin lepas sepenuhnya dari dia.. Saat itu aku berharap, kamu yang mampu memalingkan dunia ku untuk membuka lembaran yang baru. Namun ternyata sepertinya mimpi yang kamu punya berbeda..
Setelah aku mulai menaruh harapan itu padamu, kamu mengecewakanku.. Kamu berubah dan tiba-tiba menghilang dari kehidupanku.. Seolah-olah selama ini kamu mengatur dirimu hanya untuk menjadi teman di kala sepiku...
Aku rasa kamu jahat. Kamu nggak pernah mempertimbangkan perasaanku. Dan memikirkan semua kemungkinan yang bakal terjadi selama kamu mencoba mendekatiku, walaupun ternyata itu hanya main-main.

Namun entah mengapa, sampai sekarang, aku masih menaruh harapan itu di hatiku, aku pengen kamu yang ada di sampingku.. Menemaniku, dalam segala situasi dan kondisi.. Aku juga mau menjadi penolongmu...
Tapi aku nggak tahu apa Tuhan akan mengizinkan kita? Atau mungkin kita bukan yang terbaik untuk satu dengan yang lainnya.
Yah, anggap saja aku bodoh. Dengan begitu mudahnya percaya semua gombalanmu. Sesuatu yang nggak pernah aku dapat dari dirinya..
Semua kriteria yang aku harap dia miliki, ada padamu. Tapi kenapa kedewasaan itu nggak ada padamu?

Tuhan, jika boleh aku meminta dia yang menjadi kekasihku....