Kamis, 08 Maret 2012

Sepucuk Rindu Untukmu

Hari ini hari keempat diklat kesamaptaannya. Hari kelima dia masuk asrama, dan hari kesebelas aku nggak melihat wajahnya yang ngangenin itu.
Sedih? Iya. Takut? Juga iya.. Rindu? Jelaslah..  Kapan sih aku nggak merindukan dia?
Seperti malam ini ditemani lagu-lagu galau sepanjang masa, aku menulis sepucuk surat rindu untuk dia yang ada di sana...

Hei tampan, apa kabarmu?
Gimana samaptanya? Mudah-mudahan menyenangkan ya.. Aku tau pasti melelahkan buatmu.. Tapi aku harap kau tetap semangat dan enjoy menjalaninya..
Udah lima hari ini kita nggak komunikasi ya.. Aku kangen.. Aku pengen cerita-cerita..
Banyak banget hal-hal yang terjadi waktu kamu nggak ada..
Minggu ketiga nanti boleh nggak aku jenguk kamu? Aku pengen ketemu sebentaaaaar ajaaa..
Tapi aku takut kamu nggak suka kalo aku dateng.
Aku harap kamu tetap kuat sampai akhir ya..
Aku selalu mendoakanmu dari sini.. 
Jaga kesehatan ya sayang..
Miss you, my McD... :)


Tuhan, tolong jagain dia buat aku ya.. Semoga dia tetap bertahan sampai selesai. Beri dia kekuatan ekstra, dan kesehatan dalam menjalani semuanya ya Tuhan..Aku sayaaaaang banget sama dia... <3 you, McD...

Bintang malam katakan padanya, aku ingin melukis sinarmu di hatinya
Embun pagi sampaikan padanya, biar kudekap erat waktu dingin membelenggunya..
Tahukah engkau wahai langit, kuingin bertemu membelai wajahnya..
Kan kupasang hiasan angkasa yang terindah, hanya untuk dirinya..
Lagu rindu ini kuciptakan hanya untuk bidadara hatiku tercinta
Walau hanya nada sederhana, 
Izinkan ku ungkap segenap rasa dan kerinduan...

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar